Pengelasan (welding) adalah sebuah proses pengerjaan penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dengan logam pengisi menjadi satu. Las GMAW (Gas Metal Arc Welding) juga sering disebut las MIG (Metal Inert Gas) atau MAG (Metal Active Gas) adalah proses las listrik yang menyambungkan logam sejenis menggunakan sumber panas yang nyala listrik. Las busur listrik adalah proses penyambungan logam dengan memanfaatkan tenaga listrik sebagai sumber panasnya. Las busur listrik merupakan pengelasan yang dilakukan dengan cara mengubah arus listrik menjadi panas untuk melelehkan atau mencairkan permukaan logam yang akan disambung dengan membangkitkan busur nyala listrik melalui 2. Shield Metal Arch Welding (SMAW) Merupakan jenis pengelasan listrik dengan busur listrik sebagai sumber panas. Jenis pengelasan SMAW ini paling sering digunakan di hampir semua pekerjaan pengelasan. Tegangan pada mesin las ini dapat juga diatur dengan rentang 23 -45 Volt, dengan rentang arus 80 – 200 Ampere. Las busur listrik adalah cara pengelasan dengan mempergunakan busur nyala listrik sebagai sumber panas pencair logam. Klasifikasi las busur listrik yang digunakan hingga saat ini dalam proses pengelasan adalah las elektroda terbungkus (Wiryosumarto, 2000). Prinsip pengelasan las busur listrik adalah sebagai berikut : arus listrik yang 3. Mengamankan logam dengan perlengkapan dan jig. 4. Pilih proses yang paling tepat untuk mengelas stainless steel. Shielded metal arc welding juga dikenal sebagai SMAW, atau kawat las. Tungsten gas pengelasan busur juga dikenal sebagai GTAW. Flux cored arc welding juga dikenal sebagai FCAW. Gas metal arc welding juga dikenal sebagai GMAW. Pemberian selaput kawat las ini dilakukan dengan cara disemprot, dicelup ataupun destrusi. Ketebalan selaput kawat las ini sekitar 50% hingga 70% bergantung pada jenis selaput yang digunakan. Nantinya ketika pengelasan dilakukan, selaput pada kawat las akan mencair dan memproduksi gas CO2. ZsobvfH.

cara mengelas aluminium dengan las listrik